Tidak
diragukan lagi betapa pentingnya bahasa bagi manusia. Bukti menunjukkan bahasa
tidak hanya dipakai dalam kehidupan sehari-hari, tetapi dengan melihat
bagaimana perhatian para ilmuwan dan praktisi terhadap bahasa. Bahasa tidak
hanya menjadi objek studi bagi para ahli bahasa, melainkan para ahli bidang
lain pun bahasa diperlukan sebagai alat untuk mengomunikasikan berbagai hal.
Kaitannya dengan kegiatan berbahasa, maka empat aspek berbahasa tentu tidak dapat dipisah-pisahkan. Keempat aspek berbahasa itu yakni yang berkaitan dengan kemampuan mendengarkan (listening), kemampuan berbicara (speaking), kemampuan membaca (reading), dan kemampuan menulis (writing). Oleh karena itu empat aspek berbahasa ini menjadi materi pembelajaran berbahasa di dalam pendidikan, baik informal maupun nonformal.
Kaitannya dengan kegiatan berbahasa, maka empat aspek berbahasa tentu tidak dapat dipisah-pisahkan. Keempat aspek berbahasa itu yakni yang berkaitan dengan kemampuan mendengarkan (listening), kemampuan berbicara (speaking), kemampuan membaca (reading), dan kemampuan menulis (writing). Oleh karena itu empat aspek berbahasa ini menjadi materi pembelajaran berbahasa di dalam pendidikan, baik informal maupun nonformal.
Dalam sebuah abstraksi (Karsidi,
dkk; 2006) menjelaskan bahwa bahasa, sebagai dasar intelektual manusia,
merupakan kapabilitas yang membuat kita mampu berkomunikasi, belajar, berpikir,
berkarya, memberikan penilaian, dan mengembangkan nilai-nilai.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar